You are currently browsing the monthly archive for March 2008.

Kapanlagi.com – PT Microsoft Indonesia bersama dengan beberapa komunitas desainer meluncurkan komunitas online CabeIjo sebagai media komunikasi dan edukasi para desainer web.

“CabeIjo diharapkan menjadi pusat kolaborasi online bagi expression designer untuk menampung ide kreatif dan inovatif dari calon desainer profesional,” kata Senior Developer Evangelist PT Microsoft Indonesia Risman Adnan saat peluncuran komunitas itu di Jakarta, Jumat (24/11/06).

Komunitas maya yang bisa dikunjungi di portal www.cabeijo.com itu menawarkan berbagai aktivitas dalam bentuk diskusi online serta galeri untuk menampilkan hasil karya anggota komunitas. Selain itu, katanya, juga akan disediakan blog bagi desainer sesuai spesialisasinya, baik web, grafik, maupun interaktif.

Untuk perkembangan komunitas tersebut, Microsoft akan mempromosikan portal komunitas tersebut ke negara-negara lain untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki para desainer Indonesia.

Secara spesifik, komunitas online itu akan mewadahi desainer pengguna produk Microsoft yang bernama “Microsoft Expression”.

“Microsoft Expression” adalah perangkat lunak produksi Microsoft untuk kalangan desainer. Produk itu terdiri dari tiga versi, yaitu “Microsoft Expression Graphic Designer” untuk memfasilitasi para desainer grafis, “Microsoft Expression Web Designer” untuk keparluan para perancang web, dan “Microsoft Expression Interactive Designer” yang akan membantu kerja para perancang aplikasi interaktif.


apple-story-resize.jpgiMac, iPod, iTunes, dan iPhone sungguh merupakan deretan karya teknologi yang amat estetik. Deretan produk elegan dengan sentuhan seni yang mengesankan. Deretan produk yang barangkali ingin menggapai dengan sepenuh hati apa itu makna keindahan yang sempurna. Dan melalui deretan produk inilah, Apple kemudian menyeruak menjadi pendekar paling tangguh dalam era konvergensi digital masa depan.

Dalam lima tahun terakhir, Apple memang terus bergerak menggapai langit prestasi. Setelah produk iPod-nya melambung dan membuat para petinggi Sony kelabakan, kini Apple hendak menggoyang kedigdayaan Nokia dengan produknya yang memukau, iPhone. Sementara jutaan orang setiap hari mengunjungi kios musiknya via iTunes. Pendeknya, menyaksikan kisah Apple ibarat menikmati jus apel yang segar dan menyehatkan. Lalu, apa sesungguhnya faktor kunci dibalik menjulangnya kerajaan Apple?

Penyelidikan terhadap proses bisnis yang dilakoni oleh Apple membawa kita pada tiga elemen kunci yang mungkin bisa menjelaskan kejayaan perusahaan dari Cupertino, California ini. Elemen yang pertama dan mungkin paling vital adalah eksistensi sang CEO dan juga pendiri, Steve Jobs. Tak pelak, pria yang suka berpenamilan casual ini merupakan figur kunci dibalik ketangguhan Apple. Melalui visinya yang tajam dan citarasa yang kuat akan produk-produk teknologi berestetika, Steve telah menjelmakan dirinya sebagai jangkar yang amat menentukan ke arah mana bahtera Apple hendak dilayarkan.

steve-jobs.jpgPertautan Steve Jobs dengan Apple sendiri merupakan sebuah kisah yang panjang nan berliku. Pria yang drop out saat kuliah di semester pertama ini mendirikan perusahaan Apple ketika usianya baru masuk 22 tahun (!) dari sebuah garasi mobil di rumah kontrakan. Di tahun-tahun awal berdirinya pada pertengahan tahun 70-an, Apple sempat mengguncang dunia dengan mengeluarkan produk personal computer pertama di dunia. Namun seiring berjalannya waktu, nasib Steve Jobs sendiri justru berakhir tragis : pada tahun 1986 ia justru dipecat dari Apple. Sejak ia pergi, Apple limbung dan didera kegagalan demi kegagalan.

Setelah sempat berpetualang dengan mendirikan perusahaan Pixar (yang memproduksi film animasi sukses seperti Toy Story, Finding Nemo dan Cars), Steve Jobs melakukan langkah comeback : kembali direkrut untuk mengomandani Apple. Saat itu, tahun 1997, Apple tengah berada pada titik nadir, dan banyak orang meramalkan perusahaan ini sebentar lagi akan masuk liang kubur. Senjakala kematian mengintai dan mereka tak yakin Steve Jobs mampu menjelmakan dirinya menjadi sang dewa penyelamat.

iphone_inhandhome-resize.jpgToh sejarah kemudian menjadi saksi : betapa Steve Jobs telah melakukan proses comeback yang spektakuler. Steve Jobs sendiri sejatinya merupakan figur yang unik. Brilian, memiliki kepekaan seni yang mumpuni (ia pernah belajar kaligrafi), namun sekaligus memiliki sense of strong leadership. Pada sisi lain, Steve adalah pribadi yang selalu memburu titik kesempurnaan – baik pada aspek desain ataupun dalam proses manufakturing beragam lini produknya. Begitu ia yakin dengan visi desain produknya, maka ia akan bekerja mati-matian bersama para engineernya untuk memastikan agar desain itu benar-benar dapat diproduksi dengan penuh kesempurnaan. Kisah penciptaan iPod dan iPhone barangkali tak akan pernah terjadi tanpa sikap perfeksionis dan sekaligus proses kepemimpinan yang kuat dari Steve Jobs.

Elemen kedua yang menjadi penentu keberhasilan Apple adalah ini : sinergi yang sempurna antara beragam tim – baik tim desain, tim software, dan tim hardware. Semua melakukan kolaborasi secara paralel dan simultan. Proses penciptaan produk di Apple tidak dilakukan secara setahap demi setahap, dimana setelah desain selesai lalu diserahkan ke bagian software, lalu diteruskan lagi ke bagian hardware. Sebaliknya, dalam prosesnya semua aspek ini dikerjakan bersama-sama secara simultan. “Essentially it means that products don’t pass from team to team. It’s simultaneous and organic. Products get worked on in parallel by all departments at once — design, hardware, software — in endless rounds of interdisciplinary design reviews,”demikian tulis majalah Time dalam liputannya yang memikat tentang Apple.

jonathan-ive.jpgElemen yang terakhir mungkin lebih jarang diketahui orang. Elemen ini adalah hadirnya sang jenius lain bernama Jonathan Ive yang menjabat sebagai Chief Design Apple. Jonathan Ive adalah seorang desainer produk brilian yang telah memiliki peran amat sentral dalam sejarah kelahiran produk-produk legendaris Apple. Ive-lah yang menjadi otak dibalik lahirnya produk iMac, iPod dan iPhone. Dengan kata lain, sosok inilah yang dengan jitu menerjemahkan visi Steve Jobs menjadi kenyataan melalui rangkaian produk yang elegan dan penuh nuansa keindahan.

Demikianlah tiga elemen kunci yang kira-kira bisa menjelaskan tentang melambungnya prestasi Apple. Jika kita telisik, ketiga elemen ini semuanya bermuara pada people management : elemen yang pertama tentang leadership yang kuat dan visioner, yang kedua tentang kekuatan sinergi, dan yang ketiga tentang pengembangan kompetensi dan keahlian.

Rangkaian produk Apple selama ini memang selalu menebarkan pesona yang menggetarkan. Namun dibalik itu semua, mereka juga telah memberikan contoh yang sempurna tentang bagaimana menjalankan proses people management secara elegan.

dikutip dari: strategi-manajemen.net

Banyak pendapat tentang asal mula munculnya musik idaman kaum underground ini….
yang pasti musik ini sekarang kental banget dengan pergaulan anak muda zaman sekarang…pokoknya rock is the best!!!

 

menurut :http://www.lalightsindiefest.com

 

Sejarah musik rock memiliki asal yang beragam. Di awal tahun 1950an orang berdebat mengenai akar dari musik rock and roll ini. Musik rock pada dasarnya dieksplor dan dikembangkan oleh banyak orang namun demikian akar musik rock yang paling kuat adalah pada musik blues dan rhythm. Blues dan rhythm lalu memproduski sebuah lagu yang oleh beberapa orang diklaim sebagai lagu rock and roll pertama berjudul ‘Rocket ‘88′ oleh Jackie Brenston.

Dengan berjalannya waktu, black musik yang dianggap sebagai musik ‘ras’ ini mulai disukai. Pendengar kulit putih juga mendengarkan lagu-lagu R&B dan membeli rekamanan ‘ras’ ini. Masuknya black music ke telinga audience mainstream mempopulerkan Motown, label rekaman khusus untuk black music yang menjadi bagian terbesar musik pop tahun 1960an. Namun demikian, kebanyakan pendengar kulit putih hanya mendengarkan black music bila lagu-lagu tersebut dinyanyikan ulang oleh penyanyi kulit putih.

Di akhir tahun 1950an dan awal tahun 1960an kebanayakn pendengar muda mendengarkan campuran dari musik rock and roll, pop dan R&B. Rock bagaimanapun masih dilihat sebagai jenis musik sendiri sampai akhir tahun 1960an dengan adanya Motown, The Beatles, Rolling Stones dan aliran rock keras seperti Led Zeppelin dan Jimi Hendrix.

 

Menurut wikipedia :

 

Rock and roll (sering ditulis sebagai rock ‘n’ roll) adalah genre musik yang berkembang di Amerika Serikat di akhir tahun 1940-an, dan mencapai puncak kepopuleran di awal tahun 1950-an. Dari Amerika Serikat, genre musik ini tersebar ke seluruh dunia. Rock and roll melahirkan berbagai macam subgenre yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock.

Ciri khas rock and roll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya dipadu dengan lirik. Rock and roll menggunakan beat yang didasarkan salah satu ritme musik blues yang disebut boogie woogie ditambah aksen backbeat yang hampir selalu diisi pukulan snare drum. Versi klasik dari rock and roll dimainkan dengan satu atau dua gitar listrik, gitar bas listrik, dan drum set. Perangkat kibor sering dimainkan sebagai alat musik tambahan. Bila dimainkan dengan dua gitar listrik, gitar listrik yang dimainkan untuk memberi melodi disebut guitar lead, sedangkan gitar untuk memberi ritme dan harmoni disebut gitar ritme. Saksofon sering dijadikan instrumen melodi pada gaya rock and roll awal tahun 1950-an, tapi digantikan perannya oleh gitar elektrik di pertengahan tahun 1950-an. Di akhir tahun 1940-an, bentuk awal rock and roll bahkan memakai piano sebagai instrumen melodi. Salah satu cikal bakal rock and roll adalah musik boogie woogie dengan piano sebagai melodi, seperti permainan musik berbagai kelompok big band yang mendominasi dunia musik Amerika dekade 1940-an. Kepopuleran rock and roll secara massal dan mendunia ternyata menimbulkan dampak sosial yang tidak terduga. Rock and roll bukan saja mempengaruhi gaya bermusik, tapi sekaligus gaya hidup, gaya berpakaian, dan bahasa. Selain sukses di dunia musik, bintang-bintang di periode awal rock and roll juga sukses di dunia film dan televisi. Elvis Presley, misalnya merupakan bintang rock and roll yang sukses sebagai bintang film dan televisi.

Istilah slangrock and roll” sering dipakai orang berkulit hitam untuk menyebut “hubungan seks“. Penyanyi wanita Trixie Smith pertama kali menggunakan istilah “rock and roll” dalam lagu “My Baby Rocks Me With One Steady Roll” yang diedarkan tahun 1922

Ya sekarang sudah ada internet unlimited (full 24 jam) dengan biaya murah, yaitu FASNET. Programnya adalah:

Product Name Speed in kbps Cable Modem  Instalation Fee  Price (excluding VAT)

  • FastNet 384  up to 384 kbps Not Provided  Free Rp 99.000
  • FastNet 512 up to 512 kbps Not Provided Free Rp 195.000
  • FastNet 768 up to 768 kbps Provided Free  Rp 295.000
  • FastNet 1500 up to 1500 kbps Provided Free  Rp 595.000
  • FastNet 3000 up to 3000 kbps Provided Free Rp 1.195.000

Informasi lebih lanjut: http://www.firstmedia.com/fastnet_product.html

Selain FASTNET ada juga Paket Internet Kabel Vision (kalau tidak salah neh, soalnya saya cari website Kabelvison tidak ketemu) sebesar Rp.500 ribu, yang meliputi:

  • Internet 24 Jam selama 30 hari
  • TV Kabe
Bagian lukisan dinding (mural) yang ditemukan di Afghanistan ini merupakan lukisan cat minyak tertua di dunia.

JAKARTA, SELASA – Lukisan mural yang sempat porak-poranda karena pertikaian di Afghanistan ternyata lukisan cat minyak tertua di dunia.

Lukisan tersebut ditemukan di dalam gua-gua di Lembah Bamian di bagian barat laut Afghanistan, sekitar 240 kilometer dari Kabul. Satu di antara 12 lukisan dinding tersebut yang baru ditemukan akhir-akhir ini ternyata mengandung bahan resin sebagai pencampur cat minyak.

Para peneliti baru mengetahuinya saat melakukan analisis kimia terhadap bahan cat yang digunakan. Analisis tersebut merupakan bagian dari proses restorasi dan perbaikan situs bersejarah tersebut, termasuk di antaranya dua patung Budha, yang dirusak tentara Taliban pada tahun 2001.

Bahan pencampur tersebut digunakan untuk mempercepat proses pengeringan dan memperkuat menempelnya cat ke dinding. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa lukisan dibuat sekitar abad ketujuh atau 100 tahun lebih awal daripada lukisan cat minyak tertua di Eropa.

Hal ini menunjukkan bahwa penduduk Afghanistan menjadi orang pertama di dunia yang menemukan cat minyak.
Yoko Taniguchi dari Japan Center for International Cooperation in Conservation di Tokyo melaporkan temuannya itu dalam sebuah simposium bulan lalu.

(NATIONAL GEOGRAPHIC/WAH)
sumber : kompas.com

 

March 2008
M T W T F S S
    Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Click Statistick

  • 47,002 hits

see articles based on category